Dalam salah satu peperangan Malik ikut bersama Nabi SAW untuk berperang, sebelum berperang Malik meminta ridho dari kedua orang tuanya dan diizinkan. Kedua orang tuanya berharap Malik dapat mati syahid sehingga dapat menjadi saksi untuk menolong keduanya untuk masuk surga. Pada saat Baginda Rasulullah pulang dari peperangan, semua pasukan pulang bersama Nabi kecuali Malik. Begitu tiba di Madinah, seperti biasa Rasulullah mengecek prajurit-prajuritnya sebelum bubar. Mereka berkumpul didepan masjid lalu Nabi mengecek satu persatu, sehingga Rasulullah mengetahui siapa saja yang meninggal dunia, siapa yang sakit dan berapa orang yang terluka. Maka ditemukan satu-satunya yang tidak ada adalah Malik, maka Auf datang kepada Nabi SAW dan mengatakan : "yaa Rasulullah, semuanya.. pasukan Anda pulang yaa Rasulullah, tinggal Malik anak saya. Beritahukan kepada saya agar saya dapat memberitahukan kepada ibunya (istri saya) tentang keadaannya, kalo mati syahid Alhamdulillah, itu yang kami ha...