Dalam buku Rahasia Shalat Khusyuk oleh Marfu' Muhyiddin Ilyas ada 3 jawaban untuk pertanyaan ini, yaitu :
- Karena Shalat sangat penting untuk kehidupan kita.
- Karena Shalat sangat nikmat dan indah untuk dilakukan.
- Karena bila ditinggalkan bahayanya teramat besar untuk kita hadapi.
note:
Shalat sangat penting untuk kehidupan kita
Ada 10 alasan mengapa Shalat menjadi sangat penting bagi setiap muslim;- Shalat adalah Rukun Islam
- Shalat adalah Ibadah yang Diperintahkan oleh Allah SWT secara langsung (Isra' Mi'raj)
- Shalat adalah Kewajiban yang paling banyak disebut di dalam Al-Qur'an
- Shalat adalah Faktor pembeda antara Mukmin dan Kafir
- Shalat adalah Ibadah yang pertama kali dihisab
- Shalat Wajib Dilakukan dalam keadaan apa pun sesuai ajaran Rasulullah SAW
- Shalat Wajib Dilakukan meskipun tidak ada alat bersuci
- Shalat Wajib Diperintahkan kepada anak kecil yang belum diwajibkan Shalat
- Shalat Merangkum seluruh Rukun Islam
- Shalat melibatkan seluruh anggota badan.
Shalat sangat nikmat dan indah untuk dilakukan
Bagaimana perasaan Anda bila diberi kesempatan ngobrol dengan sosok yang sudah lama Anda mengagumi dan mengidolakannya?Dan apa yang Anda rasakan bila diberi kesempatan untuk curhat kepada sosok yang Anda yakini dapat memberi solusi?
Bukankah Anda akan merasa senang, gembira dan lega?
Begitulah gambaran kenikmatan yang dirasakan seorang mukmin saat mengerjakan shalat.
Bahaya Meninggalkan Shalat
Imam Adz-Dzahabiy mengisahkan dari seorang ulama salaf yang saudara perempuannya meninggal. Dia mengurusi dan menguburkan jenazahnya. Tanpa disadarinya, sebuah kantong berisi uang yang dibawanya jatuh ke dalam kuburan saudaranya itu dan terkubur bersamanya. Dalam kejadian itu tidak ada orang lain yang mengetahuinya. Setelah dia menyadari kantong uangnya terkubur bersama saudaranya, dia kembali ke kuburan. Segera dia menggali kuburan itu, tetapi tiba-tiba keluar api dari dalam kuburan tersebut. Dia pun menutup kembali kuburan penuh api itu dengan tanah. Sambil menangis teramat sedih dia pulang menemui ibunya. "Ibu, kabarkanlah kepadaku. Bagaimana sebenarnya perilaku adikku dulu?"Penuh heran, ibunya bertanya, "Mengapa kamu menanyakan itu?"
Ulama salaf tersebut menjelaskan, "Ibu, aku melihat api menyala-nyala di dalam kuburannya".
Mendengar jawaban anaknya ini, si Ibu menangis dan berkata, "Nak, adikmu itu suka menyepelekan shalat. Dia suka menunda-nunda shalat sampai habis waktunya".
Akibat dari menyepelekan waktu shalat saja seperti itu, bagaimana dengan orang yang sengaja tidak mengerjakan shalat?
Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk mengerjakan shalat pada waktunya dengan penuh kenikmatan.

Comments
Post a Comment