"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-kitab (Al-Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan" (Q.S Al - Ankabut/29: 45) Imam Jalaluddin as-Suyuthiy di dalam Tafsir Jalalayn mengenai tafsir ayat di atas adalah sbb: "Di antara sifat shalat adalah seperti itu (bisa mencegah dari perbuatan keji dan buruk), selama seseorang berada dalam shalatnya". Jadi yang dimaksud dengan fungsi dan hikmah shalat untuk mencegah perilaku buruk dari pelakunya adalah selama dia sedang melaksanakan shalat. Ayat ini tidak berbicara akhlak di luar shalat. Tafsir lain dari Ma'alim at-tanzil yang ditulis oleh Imam al-Baghawiy. Tafsir ini kaya dengan rujukan penafsiran para sahabat. Setelah merujuk pendapat Hasan r.a, Qatadah r.a, Anas bin Malik r.a, Ib...