Pada musim haji, umat muslim berbondong-bondong pergi ke Makkah untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima. Hal ini dilakukan juga oleh khalifah Umar bin Khattab. Beliau bersama Ali bin Abi Thalib dan para sahabat lainnya pergi menunaikan ibadah mulia tersebut.
Ketika sedang berada di Baitul Haram, mereka menyaksikan ada seorang laki-laki sedang mengelilingi Ka'bah untuk melakukan thawaf sambil membaca kalimat talbiyah. Yang menarik perhatian mereka adalah laki-laki itu melaksanakan thawaf sambil menggendong seorang wanita tua buta.
"Ini sungguh pemandangan yang sangat menakjubkan", kata mereka dalam hati. Mereka lalu mendekat ke arah laki-laki itu dan menanyakan kenapa ia menggendong wanita tua itu?
Laki-laki itu lalu berkata, "Aku akan melakukan apa saja untuk membalas utangku pada ibuku sepanjang hidupku. Selama ini beliau telah banyak berkorban dan berjuang untukku. Kini saatnya aku membalas kebaikannya meskipun apa yang aku lakukan sesungguhnya tak akan dapat membalas semua kebaikannya".
Laki-laki itu lalu mengucapkan kalimat talbiyah, "Labbaikallahumma Labbaik" (Wahai Tuhanku, aku penuhi panggilan-Mu pada-Ku). Ia terus melakukan thawaf dengan menggendong ibunya.
Umar bin Khattab lalu berkata pada para sahabat, "Marilah kita melaksanakan thawaf juga. Karena saat ini adalah waktu turunnya rahmat dan ampunan dari Allah. Mudah-mudahan berkah dari kebaktian laki-laki ini pada ibunya, kita juga akan mendapatkan rahmat dari Allah".
Umar dan para sahabat lalu berkeliling Ka'bah sambil terus mengucapkan kalimat talbiyah. Hari itu mereka menyaksikan sendiri seorang laki-laki yang memiliki akhlak yang indah. Ia menunjukkan bakti pada ibunya yang telah tua, buta dan lemah.
sumber : Ariany Syurfah. (2016). Kisah Inspiratif untuk Anak Muslim. Edisi ke-2. Jakarta: Cerdas Interaktif (Penebar Swadaya).
Comments
Post a Comment