Skip to main content

Posts

Dzikir Asmaul Husna

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam yang mempunyai Asmaul Husna (nama-nama yang indah) yang termaktub di dalam Al-Qur'an maupun dalam hadist Rasulullah. Sebagaimana firman Allah dan hadis Rasulullah : "Dan hanya milik Allah-lah Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu..." (QS. al-A'raf: 180) "Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai al Asmaul Husna (nama-nama yang baik)." Dari Abu Hurairah Radhiyallaahu 'anhu, ia berkata, "Nabi Muhammad Shallallaahu 'alaihi wassallam bersabda, 'Sesungguhnya Allah Subhaanahu Wata'aala mempunyai 99 nama, yaitu seratus kurang satu, barang siapa menghitungnya (menghafal seluruhnya) masuklah ia ke dalam surga." (HR. Bukhari) 1. Ar-Rahmaan (Yang Maha Pemurah/Pengasih)      Sifat Ar-Rahmaan yang Diteladani : Saling menasihati antara satu dengan yang lain sebagai bentuk kasih sayang kita. Jangan pernah pandang bulu untuk mengasi...

Di Antara Nasehat Hasan Al-Bashri

(Dikutip dari bukunya Imam Ibnul Jauzi - 500 kisah orang shaleh penuh hikmah hal.188) Abu Ubaidah At-Taji bercerita kepada kami, bahwa dirinya mendengar Hasan Al-Bashri bertutur sebagai berikut; Rajin-rajinlah kalian mengilapkan hati, karena hati cepat kotor dan berkarat. Kekang dan kendalikan nafsu ini, karena ia banyak kemauan dan cenderung kepada seburuk-buruknya tujuan. Jika kalian bersikap lunak kepadanya, maka tidak akan ada yang tersisa dari amal kalian. Berusahalah untuk sabar, kuat, tegar dan tetap istiqamah, karena hidup ini hanyalah beberapa malam yang bisa dihitung. Kalian tidak lain hanyalah sekumpulan musafir yang berhenti dan salah seorang dari kalian akan segera dipanggil, lalu dia memenuhi panggilan itu tanpa menoleh lagi. Untuk itu, kembali dan pindahklan kalian dengan membawa apa-apa yang baik yang ada di dekat kalian. Sesungguhnya, perkara yang haq ini telah membuat manusia kepayahan dan menghalang-halangi mereka dari keinginan mereka. Sesungguhnya yang sabar...

Hubungan antara Sholat dengan Akhlak - Marfu' Muhyiddin Ilyas (rahasia sholat khusyuk hal.33)

"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-kitab (Al-Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan" (Q.S Al - Ankabut/29: 45) Imam Jalaluddin as-Suyuthiy di dalam Tafsir Jalalayn mengenai tafsir ayat di atas adalah sbb: "Di antara sifat shalat adalah seperti itu (bisa mencegah dari perbuatan keji dan buruk), selama seseorang berada dalam shalatnya". Jadi yang dimaksud dengan fungsi dan hikmah shalat untuk mencegah perilaku buruk dari pelakunya adalah selama dia sedang melaksanakan shalat. Ayat ini tidak berbicara akhlak di luar shalat. Tafsir lain dari Ma'alim at-tanzil yang ditulis oleh Imam al-Baghawiy. Tafsir ini kaya dengan rujukan penafsiran para sahabat. Setelah merujuk pendapat Hasan r.a, Qatadah r.a, Anas bin Malik r.a, Ib...

Tanda Iman Anda Sedang Naik Level - Ustadz Adi Hidayat (Chanel Ibnu Sirin)

Allah tidak akan menguji dedaunan dengan angin yang menerpa akar. Kedudukan bersanding dengan Pujian, rumus fisikanya F=V (F berbanding lurus dengan V) artinya Gaya berbanding lurus dengan tekanan. Semakin orang banyak gaya, semakin tertekan hidupnya. Rumus ini kalo kita turunkan lewat ayat : "Apakah anda akan duga begitu mudah masuk surga? Sementara Allah belum menguji anda, seperti orang dulu yang dijamin surga, mendapati ujian". Apa jenis ujiannya? Ujian pertama disebut dengan ba'sa (masih ringan) misal : jarang ke masjid sekarang ke masjid, begitu anda ke masjid, Allah kasih ujian sesuai dengan kadar ke imanan antum. kalo antum belum lulus yang di sini, maka akan terus di uji disini sampai lulus. Antum mau berangkat ke Masjid, tiba-tiba gag jadi karena gerimis, trus istri antum nanya: I  : "kok gag ke masjid pah?" A : "hujan mah" I  : "kan cuma gerimis" A : "takut riya' Masya Allah... padahal antum misalnya belum ku...

Kisah Sahabat Rasulullah - Auf bersama anaknya Malik

Dalam salah satu peperangan Malik ikut bersama Nabi SAW untuk berperang, sebelum berperang Malik meminta ridho dari kedua orang tuanya dan diizinkan. Kedua orang tuanya berharap Malik dapat mati syahid sehingga dapat menjadi saksi untuk menolong keduanya untuk masuk surga. Pada saat Baginda Rasulullah pulang dari peperangan, semua pasukan pulang bersama Nabi kecuali Malik. Begitu tiba di Madinah, seperti biasa Rasulullah mengecek prajurit-prajuritnya sebelum bubar. Mereka berkumpul didepan masjid lalu Nabi mengecek satu persatu, sehingga Rasulullah mengetahui siapa saja yang meninggal dunia, siapa yang sakit dan berapa orang yang terluka. Maka ditemukan satu-satunya yang tidak ada adalah Malik, maka Auf datang kepada Nabi SAW dan mengatakan : "yaa Rasulullah, semuanya.. pasukan Anda pulang yaa Rasulullah, tinggal Malik anak saya. Beritahukan kepada saya agar saya dapat memberitahukan kepada ibunya (istri saya) tentang keadaannya, kalo mati syahid Alhamdulillah, itu yang kami ha...

Rahmat dan Ampunan

Pada musim haji, umat muslim berbondong-bondong pergi ke Makkah untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima. Hal ini dilakukan juga oleh khalifah Umar bin Khattab. Beliau bersama Ali bin Abi Thalib dan para sahabat lainnya pergi menunaikan ibadah mulia tersebut. Ketika sedang berada di Baitul Haram, mereka menyaksikan ada seorang laki-laki sedang mengelilingi Ka'bah untuk melakukan thawaf sambil membaca kalimat talbiyah . Yang menarik perhatian mereka adalah laki-laki itu melaksanakan thawaf sambil menggendong seorang wanita tua buta.  "Ini sungguh pemandangan yang sangat menakjubkan", kata mereka dalam hati. Mereka lalu mendekat ke arah laki-laki itu dan menanyakan kenapa ia menggendong wanita tua itu? Laki-laki itu lalu berkata, "Aku akan melakukan apa saja untuk membalas utangku pada ibuku sepanjang hidupku. Selama ini beliau telah banyak berkorban dan berjuang untukku. Kini saatnya aku membalas kebaikannya meskipun apa yang aku lakukan sesungguhnya ...

Ceramah UAH mengenai Mazhab

Berikut sedikit ringkasan ceramah Ustadz Adi Hidayat yang membahas mengenai Mazhab, semoga bermanfaat. Al-Qur'an adalah Wahyu yang langsung turun dari Allah SWT Hadist / Sunnah adalah Kemampuan untuk menafsirkan dan menjelaskan kandungan Al-Qur'an Fiqih Ikhtilah adalah Bahasan khusus untuk membahas hal-hal yang diperselisihkan dalam agama kita. Contohnya : bacaan basmalah dalam sholat, do'a kunut dalam sholat subuh, sujud dalam sholat (telapak tangan / lutut dahulu) Kriteria disebut Sahabat Nabi yaitu : Hidup semasa dengan Nabi Melihat Nabi Beriman kepada Nabi sampai wafat Di zaman Nabi para Sahabat kebanyakan menghafal Al-Qur'an, jarang yang menuliskan Al-Qur'an di pelapah atau batu. Tabiin yaitu yang belajar dari Sahabat Nabi Para Sahabat Nabi menyebar ke berbagai negara, contohnya : Muawiyah bin Abu Softyan ke Afrika, Sa'ad bin Abu Waqos ke Nusantara, Abad ke-7. Karena negara-negara ini bukan bagian dari Arab maka; Pemahaman terhadap Islam...